BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengetian Jaringan Komputer
Jaringan
komputer yaitu sebuah sistem terdiri dari beberapa komputer dan
perangkat jaringan lainnya yang didesain saling terhubung dari
menggunakan protokol komunikasi agar bisa bekerja bersama-sama untuk
mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan komputer adalah berbagi sumber
daya (data,printer, harddisk), berkomunikasi (email, chatting), dan untuk akses informasi (web browsing).
Pengertian
jaringan komputer secara sederhana berarti 2 atau lebih komputer yang
terhubung sehingga dapat saling berkomunikasi memberi dan mendapatkan
informasi dan juga bisa bertukar data untuk dapat menggunakan sumber
daya secara bersama-sama. Berikut beberapa pendapat menurut para ahli :
- Melwin Syafrizal (AMIKOM Yogyakarta)
Jaringan komputer yaitu himpunan “interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).
- Izaas El Said (pakar jaringan komputer)
Pengertian jaringan komputer adalah Sebuah sistem dimana komputer yang terhubung untuk berbagi informasi dan sumber daya.
- Madcoms
Jaringan
komputer merupakan kumpulan dari beberapa komputer dan peralatan
penunjang lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan saling
terkoneksi.
- Techi Wire House
Pengertian jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang terhubung.
Pengertian
jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas
komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya,
berkomunikasi, dan dapat mengakses informasi secara bersama.
Cukup
lengkap diberikan seperti yang disebutkan diatas baik secara umum
ataupun pendapat dari beberapa ahli dan juga dari media lainnya. Pada
sebuah jaringan komputer untuk mencapai tujuan yang sama maka setiap
bagian dalam jaringan komputer bisa meminta dan memberikan layanan,
untuk pihak yang meminta atau menerima layanan disebut sebagai client dan pihak yang memberikan atau mengirim layanan disebut sebagai server, inilah biasa yang disebut sebagai desain jaringan komputer client-server.
Dalam
mendesain sebuah jaringan komputer maka harus ada lebih 1 komputer
(minimal 2 komputer) dan perangkat jaringan sesuai yang dibutuhkan.
Dalam sebuah jaringan sederhana yang terdiri dari 2 komputer yang sudah
ada perangkat lunak sistem operasi
jaringan dapat dihubungkan dengan syarat masing-masing setiap komputer
memiliki sebuah kartu jaringan kemudian dihubungkan dengan kabel
jaringan yang sudah jadi (kabel lengkap dengan Connector dan benar susunan pengkabelannya). Lindungi setiap komputer yang terhubung satu sama lain dalam sebuah jaringan dengan antivirusterbaik agar komputer tidak terkena atau terkontaminasi dari berbagai macam virus
beserta variannya sehingga setiap kegiatan dalam jaringan aman. Untuk
membuat jaringan komputer yang lebih besar dan luas jangkauannya yang
terdiri dari banyak komputer maka diperlukan peralatan tambahan untuk
membangun jaringan komputer tersebut seperti Hub, Bridge, Swich, Router, Gateway dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan.
Secara luas jaringan komputer global
yang cakupannya besar adalah internet dimana dengan layanan dari
penyedia internet maka jaringan komputer dapat kirim dan terima email, browsing, berbagi link ke internet global dunia dan juga bisa konferensi video realting dengan pengguna dari jarak jauh atau wilayah dan lokasi berbeda.
Perkembangan
didunia teknologi semakin mempercepat dalam berbagai aspek yang
tujuannya untuk memudahkan dan juga meningkatkan produktivitas manusia
dalam bekerja dan aktivitas lainnya yang memungkinkan menggunakan sarana
tersebut. Jaringan komputer tercipta dari rangkaian komputer lebih dari
satu dengan dihubungkan disertai perangkat penunjang lainnya mampu
memberikan manfaat yang sangat banyak sekali bagi manusia.
Manfaat Jaringan Komputer secara umum yang akan bisa didapatkan adalah sebagai berikut ini :
- Jaringan komputer dapat sharing resource (data, program, periperal komputer)
- Jaringan komputer media komunikasi efektif dan multimedia
- Jaringan komputer memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien.
- Jaringan komputer memungkinkan penyampaian lebih terpadu.
- Jaringn komputer memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi lebih efisien.
- Jaringan komputer dapat menjaga keaman data lebih terjamin (hak akses).
- Jaringan komputer menghemat biaya pengembangan dan pemeliharaan.
- Jaringan komputer membantu mempertahankan informasi agar tetap handal dan up to date.
2.2 Perangkat Jaringan Komputer
Ada beberapa perangkat yang dibutuhkan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas, seperti HUB, Brigde, Swich, Router, Gateway sebagai perangkat koneksinya.
2.2.1 Server
Suatu
server merupakan hati dari kebanyakan network. Server biasanya
merupakan komputer berkecepatan tinggi dengan kapasitas memori (RAM) dan
simpanan yang besar, dan dihubungkan dengan antar muka jaringan yang
cepat (Fast Network Interface). Sistem operasi jaringan bekerja pada komputer tersebut, bersama perangkat lunak applikasi dan file data yang diperlukan.
Komputer
Server adalah suatu unit komputer yang berfungsi untuk menyimpan
informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer.Komputer Server akan melayani seluruh client atau workstation yang terhubung ke jaringannya. Berdasarkan fungsi tersebut bisa dikatakan bahwa Komputer Server adalah Komputer Induk.
Terdapat tiga macam macam server antara lain yaitu :
- Server Web
Server Web adalah perangkat lunak yang melayani permintaan file-file dari browser Web. Server web biasanya disebut juga sebagai HTTP (Hypertext Transfer Protocol ) server .
- Server Applikasi
Server Appikasi adalah perangkat lunak yang berfungsi menerjemahkan kode-kode dinamis menjadi kode-kode statis HTML (Hypertext Markup Language).
- Server Database
Server Database adalah perangkat linak yang berfungsi mengolah data yang diminta oleh server applikasi. Untuk membuat applikasi web berbasiskan database,
komputer atau sistem jaringan harus memiliki paling tidak satu buah
sistem database. Jenis database yang bisa digunakan antara lain misalnya
: Ms Access, SQL Server, Oracle atau MySQL.
Komputer Client adalah
seperangkat komputer yang memungkinkan pengguna untuk mengakses servis
atau layanan dari komputer server. Istilah Komputer Client bisa disebut dengan Workstation atau Node.
2.2.2 Work Station
Semua komputer yang terhubung kepada server jaringan tersebut dengan work station. Work Station
merupakan komputer standar komputer yang dikonfigurasikan menggunakan
kartu antar muka jaringan, perangkat jaringan dan kabel-kabel yang
diperlukan. Work station tidak selalu membutuhkan Floppy Disk atau Harddisk sebab file dapat disimpan pada server.
Adapun perangkat keras lainya yaitu :
1. LAN card
Kartu Jaringan atau disebut dengan istilah NIC (Network Interface Card) atau LAN CARD atau Etherned Card.
Merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar
komputer. Kebanyakan Kartu Jaringan berjenis kartu internal, yaitu kartu
jaringan yang dipasang pada slot ekspansi didalam komputer.
Kartu
jaringan ada didalam komputer client dan komputer server agar dapat
dijalankan dalam jaringan. Kartu Jaringan memiliki dua fungsi utama ,
yaitu:
- Perangkat yang menyambungkan kabel jaringan dengan komputer.
- Perangkat yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Artinya kartu jaringan memiliki kode tertentu yang unik.
2. NIC (Network Interface Card)/Ethernet Card
NIC
adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke
sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua
jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis.
Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat unik yang disebut sebagai MAC address. Alamat ini digunakan untuk mengontrol komunikasi data antar host yang berada didalam jaringan. NIC berada dilayer datalink.
- WiFi Adapter
WiFi Adapter adalah sebuah perangkat jaringan yang berfungsi menangkap sinyal Wifi yang dipancarkan Wireless Router maupun Access Point.
- Connector
Connector adalah
Perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan kabel dengan
komputer , untuk jaringan komputer dikenal dengan istilah RJ45 yang
merupakan konektor standar untuk kabel Ethernet Categori 5, serta biasanya digunakan untuk Kabel UTP.
- Switch
Switch adalah sebuah alat yang menyaring dan melewatkan (mengijinkan lewat) paket yang ada disebuah LAN. Switch bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di network (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer. Switch dapat mempelajari alamat hardware host tujuan, sehingga informasi bisa langsung dikirim ke host tujuan. Switch yang lebih cerdas dapat mengecek dan memblok frame yang error.
- HUB
Hub atau konsentrator adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap-tiap workstation, server, atau perangkat lain. Keuntungan mengunakan hub adalah fleksibelitas yang dimiliki, sehingga setiap client dapat ditambahkan setiap waktu tanpa menganggu jaringan yang sedang beroperasi. Akan tetapi hub tidak mampu membaca data dan tidak mengetahui sumber dari tujuan paket-paket yang dilepaskan melalui Hub tersebut.
- Bridge
Bridge adalah sebuah perangkat yang menghubungkan beberapa jaringan untuk mendapatkan jaringan yang efiesien. Bridge mengatur agar informasi diantara kedua sisi jaringan tetap berjalan dengan baik dan teratur. Bridge juga dapat digunakan untuk koneksi jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.
- Gateway
Gateway adalah suatu perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan dua jaringan. Biasanya gateway digunakan sebagai penghubung jaringan local (LAN) dengan jaringan public (internet). Selain itu juga gateway juga bertindak sebagai pengatur mana paket-paket yang diperbolehkan lewat mana yang tidak. Gateway ini dapat berupa alat khusus misalnya pada router atau modem atau bisa berupa sebuah komputer.
- Repeater
Repeater merupakan sebuah device yang meregenerasi/menghasilkan kembali sinyal yang ditransmisikan pada kabel. Repeater mengijinkan sinyal untuk mengalir diluar batas keterbatasan panjang kabel. Device ini berada dilayer Physical. Sebuah repeater tidak melakukan translasi atau filterisasi paket.
- Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang sering digunakan untuk menggabungkan beberapa network. Baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya. Router juga digunakan untuk membagi network besar menjadi beberapa buah subnetwork. Setiap network seolah “terisolasi” dari network lain sehingga traffic dapat dibagi yang berdampak positif dalam performa network. Pada umumnya router bekerja pada layer network. Tetapi ada juga router yang bekerja pada layer transport. Router ini memiliki fungsi tambahan sebagai firewall.
- Prosesor
Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.
Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya
· Status Prosesor
Jenis
status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap
sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam
status yang umum, yaitu:
- Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya.
- Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor.
- Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas.
Router
berfungsi mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan
berdasarkan alamat tujuan dan alamat asal, mengirimkan paket data
jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang
dikenal sebagai routing.
Bridge dapat mengetahui alamat masing-masing komputer pada masing-masing jaringan sisi jaringan. Sedangkan Router
dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi yang paling sibuk
dan router juga dapat menarik data dari sisi yang sibuk tersebut.
Router merupakan sebuah peralatan jaringan yang mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu:
- Menentukan rute terbaik untuk menuju ke tujuan
- Memindahkan data dari sumber ke tujuan
- Menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer yang berbeda.
- Router dapat berupa Hardware maupun software.
- Router hardware
Ada beberapa contoh router hardware diantaranya yaitu Cisco, Juniper, 3COM dan sebagainya, adapun router software yaitu PC Based Router, menggunakan PC sebagai hardware dan Uni/like OS sebagai sistem operasi. Contoh software yang digunakan adalah Zebra, Gated dan lain-lain.
- Routing
- Routing dapat dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Static Routing
Staticrouting berarti routingtable diubah secara manual sehingga jika terjadi perubahan routingtable harus dilakukan oleh administratornya.
2. Dynamic Routing
DynamicRouting merupakan routing yang dapat berubah secara cepat melalui proses update berkala dan sebagai respon terhadap perubahan linkcost.
Jenis-jenis Router:
- RouterBroadband
Ada beberapa hal yang diketahui untuk apa menggunakan alat ini. Sebagai contoh, jika ingin menggunakan layanan VOIP, yaitu Voiceover internet protocol, Anda akan memerlukan routerbroadband,
salah satu dari ini akan mengijinkan berkomunikasi melalui layanan
internet kesaluran telepon sehingga memungkinkan membuat panggilan
melalui internet.
- Router Wireless
Jika anda memiliki conneksi internet dirumah serta ingin menggunakannya disekitar rumah atau ingin berbagai conneksi, maka dibutuhkan router nirkabel.
Banyak orang bingung mengenai modem dengan router,
kedua perangkat ini sama sekali berbeda dan tujuan juga sama sekali
berbeda satu perbedaan penting antar kedua perangkat ini adalah bahwa
modem sangat penting untuk koneksi internet sedangkan router tidak.
- PC Router
Istilah PCRouter bila kita lihat berasal dari dua kata yaitu PC dan Router. PC (PersonalComputer)
adalah sebuah perangkat komputer yang berupa alat komputasi yang umum
kita gunakan dalam kehidupan untuk membantu kita dalam menyelesaikan
berbagai permasalahan dan persoalan yang kita hadapi dalam kehidupan
sehari-hari. Sedangkan router adalah perangkat yang digunakan untuk
merutekan jalur data antar network, mengatur lalu lintas jalur data
antar network sehingga proses transfer
data dapat berlangsung dengan baik dari jaringan satu ke jaringan
lainnya. Router ini menentukan jalur terbaik dalam proses transfer data,
mencari jalan terbaik sehingga data dari host suatu jaringan akan terkirim dan sampai dengan baik pada host lainnya yang berada pada segmen jaringan yang berbeda. Router juga dapat di artikan sebagai perangkat keras yang berfungsi untuk memfasilitasi transmisi paket data melalui jaringan komputer.
2.2.3 Pengertian kabel jaringan
Kabel
jaringan adalah media sebagai alat berpindahan informasi dari satu
perangkat jaringan ke satu perangkat yang lainnya.Dengan kabel jaringan
kamu dapat membangun jaringan komputer (baik jaringan sederhana maupun
besar) menggunakan berbagai tipe media transmisi. Media transmisi dapat
diklasifikasikan menjadi dua kategori, yaitu terarah (guieded/wireline) atau menggunakan kabel atau tidak terarah (unguided/wireless) atau nirkabel.
Media Transmisi terarah merupakan gelombang elektromagnetik yang dipandu sepanjang fisik, misalnya: Kabel UTP, Kabel Coaxial dan Kabel Fiber Optik. Sedangkan Media Transmisi elektromagnetik tanpa dipandu, misalnya perambatan melalui udara, ruang hampa dan air laut.
- Jenis-Jenis Kabel Jaringan Yang Akan Kita Bahas Yaitu:
- Kabel Koaksial
Kabel
koasial terdiri atas konduktur silindris melingkar yang mengelilingi
sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Kabel koaksial dapat digunakan
tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater
sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh. Kabel koaksial memiliki
ukuran beragam. Diameter yang besar memilik transmisi panjang dan
menolak noise. Nama Lain dari Kabel ini adalah “thicknet“.Kabel ini sangat popular untuk LAN karena memiliki bandwith yang lebar, sehingga dapat Anda gunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel). Contoh kabel koaksial dalam kehidupan sehari-hari yaitu: kabel tv, thin10Base5 yang biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan antar gedung.
Kabel koaksial mempunyai beberapa karakteristik, yaitu :
- Kecepatan dan keluaran 10 – 100 MBps.
- Biaya Rata-rata per node murah.
- Media dan ukuran konektor medium.
- Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium).
Jaringan
dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya
rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat
terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan
ring. Coaxial banyak digunakan dijaringan lokal karena biaya pembangunan jaringannya relatif murah, biasanya kabel ini digunakan pada ring.
Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk dan electrical interference (berasal dari petir dan sistem radio) karena terdapat semacam perlindungan logam/metal dalam kabel tersebut. Kabel coaxial hanya dapat mempunyai transfer rate data maximum 10 Mbps.
Tabel 2.1: Jenis Cable Coaxial
Type
|
Hambatan
|
Digunakan untuk
|
RG-8
|
50 ohm
|
Thick Ethernet
|
RG-11
|
50 ohm
|
Thick Ethernet
|
RG-58
|
50 ohm
|
Thin Ethernet
|
RG-59
|
75 ohm
|
Kabel TV
|
RG-62
|
93 ohm
|
ARCnet
|
- UTP ( UnshieldedTwistedPair )
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair),
secara Fisik terdiri atas empat pasang kawat medium, setiap pasang
dipisahkan oleh lapisan pelindung. Kabel UTP mempunyai beberapa
karakteristik, yaitu:
- Kecepatan dan keluaran 10 – 100 Mbps
- Biaya rata-rata per node murah
- Media dan ukuran konektor kecil
- Panjang Kabel maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter (pendek).
Kabel UTP terdiri dari delapan Pin Warna. Dimana terdapat dua tipe kabel yang umum, yaitu kabel straight-through digunakan untuk menghubungkan sebuah hub dengan switch dan kabel cross-over digunakan untuk menghubungkan dua buah komputer secara peer to peet tanpa hub dan switch.
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) merupakan sepasang kabel yang di-twist/dililit
satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang
dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang
dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel).
UTP dapat mempunyai transferrate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.
Umumnya di Indonesia warna kabel yang terlilit/di-twist
adalah (orange-putih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat
dan biru-putih biru). Pada umumnya menggunakan konektor RJ-45.
Pengkabelan menggunakan kabel UTP terdapat dua metode:
1. Kabel Lurus (Straight Cable).
Kabel lurus/straight digunakan untuk menghubungkan antara workstationdenganhub/switch. Pemasangan kabel secara straight adalah mengunakan tipe 568 B satu sisi dan tipe 568 B sisi lainnya.
Pemasangan kabel secara straight/lurus :
Susunan kabel straight/lurus
Putih Orange
|
1
|
Putih Orange
|
Orange
|
2
|
Orange
|
Putih Hijau
|
3
|
Putih Hijau
|
Biru
|
4
|
Biru
|
Putih Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Hijau
|
6
|
Hijau
|
Putih Coklat
|
7
|
Putih Coklat
|
Coklat
|
8
|
Coklat
|
ImplementasiUTP (Straight–Through)
Kegunaan kabel straight yaitu, menghubungkan perangkat yang berlainan. Contohnya adalah :
- Menghubungkan antara PC ke switch atau hub
- Menghubungkan antara Switchke Ethernet/Fast Ethernet Router
2. Kabel Silang (Crossover Cable).
sedangkan kabel silang/cross digunakan untukmenghubungkan antara hub dan hub, antara dua komputer tanpa hub.
Pemasangan kabel secara Cross/Silang :
Pemasangan kabel secara Cross/Silang adalah mengunakan tipe 568 B. satu sisi dan tipe 568 Asisi lainnya.
Susunan kabel cross/silang
Putih Orange
|
1
|
Putih Hijau
|
Orange
|
2
|
Hijau
|
Putih Hijau
|
3
|
Putih Orange
|
Biru
|
4
|
Biru
|
Putih Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Hijau
|
6
|
Orange
|
Putih Coklat
|
7
|
Putih Coklat
|
Coklat
|
8
|
Coklat
|
Kegunaan kabel cross yaitu, menghubungkan perangkat yang sejenis. Contohnya adalah :
- Menghubungkan antara pc dan modem.
- Menghubungkan antara Switchdan Switch.
- STP ( Shielded Twisted Pair )
Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil
yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan
STP kabel lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang
memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam
penanganan fisiknya.
3. Kabel Fiber Optik
Jenis kabel fiber optic merupakan
kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat
menengah ke bawah. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada
instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta
digunakan untuk antar lantai atau antar gedung.
Kabel fiber optic merupakan media networking medium
yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya
lebih mahal dibandingkan media lain.Beberapa keuntungan menggunakan kabel fiber optic, yaitu :
- Kecepatan jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.
- Bandwith, Fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
- Distance yaitu sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”
- Kabel-kabel fiber optic membutuhkan biaya alternatif murah
Fiber Optic mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
- Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
- Biaya rata-rata pernode cukup mahal
- Media dan ukuran konektor kecil
- Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)
FiberOptic mempunyai dua mode transmisi, yaitu single mode dan multi mode. Singlemode menggunakan sinar laser sebagai media transmisi data sehingga mempunyai jangkauan yang lebih jauh. Sedangkan multimode menggunakan LED sebagai media transmisi.
Teknologi fiber optic
atau serat cahaya memungkinkan menjangkau jarak yang besar dan
menyediakan perlindungan total terhadap gangguan elektrik. Kecepatan
transfer data dapat mencapai 1000 mbps serta jarak dalam satu segment
dapat labih dari 3.5 km. kabel serat cahaya tidak terganggu oleh
lingkungan cuaca dan panas.
Kabel fiberoptic
terdiri dari macam-macam jenis tergantung dari mana tempat kabel FO
akan diletakan, misal dalam air, bawah tanah, dan lain-lain.
Dari
segala macam keuntungan, kabel serat cahaya terdapat kerugian.
Kerugiannya antara lain penanganan khusus serta harganya yang sangat
mahal tetapi kabel ini merupakan alternative yang paling baik bagi masa depan jaringan komputer.
Adapun keuntungan-keuntungan lain dari kabel fiber optic adalah :
- Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi,mencapai
- Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
- Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan refresh atau diperkuat.
- Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
2.3 Pengertian Hotspot (WiFi)
Dalam dunia Internet, arti atau pengertian istilah Hotspot adalah tempat-tempat tertentu yang memiliki layanan internet dengan menggunakan teknologi Wireless LAN,
seperti pada tempat umum, perguruan tinggi, mall, plaza, perpustakaan,
restoran ataupun bandara. Layanan internet seperti ini, ada yang
berbayar dan yang gratis. Hotspot merupakan layanan internet yang menggunakan teknologi Wireless LAN yang tersebar diberbagai tempat umum, misalnya: Mall, Plaza, Perpustakaan, Kafe, Restoran atau Bandara.
- Sejarah Hotspot
Konsep ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1993 oleh Bret Stewart sewaktu konferensi Networld dan Interop, di San Fransisco. Dengan pemanfaatan teknologi ini, setiap orang dapat mengakses jaringan internet melalui
komputer/Laptop/HP/PDA/Smartphoneatau Gadget sejenis, yang mereka miliki dilokasi-okasi hotspot ini tersedia, tentunya perangkat tersebut harus memiliki teknologi wi-fi.
Pada umumnya peralatan wi-fi hotspot
menggunakan standarisasi WLAN IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g.Teknologi
WLAN ini mampu memberikan kecepatan akses yang tinggi hingga 11 Mbps
(IEEE 802.11 b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11 g) dalam jarak hingga 100
meter.
Komponen dalam Hotspot. BeberapaKomponen dalam hotspot adalah :
- Station bergerak (mobile)
- Access point
- switch, Router, Network Access Controller
- web serveratau server yang lain
- koneksi internet kecepatantinggi
- penyedia Jasa Internet Service Provider (ISP)
- wireless ISP
Spesifikasi Hotspot/Wifi
- 11b 11Mb/s 2.4 GHz
- 11a 54Mb/s 5GHz
- 11g 54Mb/s 2.4GHz b, g
- 11n 100Mb/s 2.4GHz b, g, n
2.4 Sekilas Mikrotik
Mikrotik dibuat oleh Mikrotikls
sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia dalah sebuah negara yang
merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang
ini. Dengan nama merek dagang Mikrotik mulai didirikan tahun 1995 yang pada awalnya ditujukan Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless.
Saat ini Mikrotikls memberikan layanan kepada banyak ISPnirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di Dunia dan juga sangat populer di Indonesia. Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari Mikrotikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Lisensi tersebut dibagi-bagi berdasarkan level penggunaan.
- Level Lisensi Mikrotik
- Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
- Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sebagai fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
- Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
- Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wirelesstipeaksespoin.
- Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
- Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi
2.5 Pengertian Mikrotik
Mikrotik Router OS merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router.
Didesain
untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa
dilakukan melalui Windows Application (WinBox).Selain itu instalasi
dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer).PC yang
akan dijadikan router Mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup
besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk
keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit)
disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.
2.6 Sejarah Mikrotik Router OS
Mikrotik
adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan
dengan Rusia.Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis
Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang
berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia bejumpa dengan Arnis, Seorang
darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.
John
dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi Mikrotik adalah
me- routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang
dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan
2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima
pelanggannya di Latvia.
Prinsip
dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program
router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya
merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah
membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400
pengguna.
Linux
yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara
bersama-sama denag bantuan 5-15 orang staff Research and Development
(R&D) Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di
negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf dilingkungan
Mikrotik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang
dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara marathon.
2.7 Jenis-Jenis Mikrotik
- Mikrotik RouterOS yang berbentuk software yang dapat di-download di http://www.Mikrotik.com. Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).
- Mikrotik RouterBoard yaitu BUILT-IN Hardware Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang didalamnya sudah terinstal Mikrotik RouterOS.
2.8 Fitur-Fitur Mikrotik
- Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama
- Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
- Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
- Bridge : Mendukung fungsi bridge spinningtree, multiple bridge interface, bridging firewalling.
- Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
- DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple Network DHCP; static and dynamic DHCP leases.
- Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
- Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.
- IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5
- ISDN : mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.
- M3P : Mikrotik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.
- MNDP : Mikrotik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).
- Monitoring / Accounting : Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.
- NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.
- Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.
- Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparentproxy untuk DNS dan HTTP, mendukung protokol SOCKS, mendukung parent proxy; static DNS.
- Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
- SDSL : Mendukung Single Line DSL, mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
- Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
- SNMP : Simple Network Monitoring Protocolmode akses read-only.
- Synchronous : V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP, Cisco HDLC,Frame Relay line protokol, ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A), Frame Relay jenis LMI.
- Tool : Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packetsniffer; Dinamik DNS update.
- UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
- VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless, multiple VLAN, VLAN bridging.
- VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.
- VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
- WinBox : Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi Mikrotik RouterOS.
2.9 Level router OS dan kemampuanya
Mikrotik RouterOS
hadir dalam berbagai level. Tiap level memiliki kemampuannya
Masing-masing, mulai dari level 3, hingga level 6. Secara singkat, level
3 digunakan. Untuk Router berinterface ethernet, level 4 untuk wireless client atau serial interface. Level 5 untuk wireless AP, dan level 6 tidak mempunyai limitasi apapun. Untuk aplikasi hotspot, bisa digunakan level 4 (200 pengguna), level 5 (500 pengguna) dan level 6 (tidak terbatas).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar